Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

Jakarta, CNBC Indonesia berantakan Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat dalam perdagangan Senin (26/4/2021), menyusul antisipasi kinerja emiten kuartal I-2021 yang bakal bermunculan pekan ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 95 poin pada jam 08: 30 waktu setempat (20: 30 WIB) serta selang 30 menit menjelma 37, 4 poin (+0, 11%) ke 34. 080, 91. S& P 500 bertambah 9, 6 pokok (+0, 23%) ke 4. 189, 8. Nasdaq menguat 42, 4 poin (+0, 3%) ke 14. 059, 23. Nasdaq menguat sesudah saham Tesla berbalik melaju sebesar 2% jelang rilis kinerjanya hari ini.

Investor mengantisipasi rapat bank pokok AS pekan ini, dimulainya program Presiden AS Joe Biden “American Families Plan” rilis data inflasi serta beberapa rilis kinerja emiten unggulan di AS dengan jumlahnya mencapai 30% sebab konstituen indeks S& P 500.


Dengan dimulainya pembukaan ekonomi global dengan bertahap, saham perusahaan serupa Boeing, Ford dan Caterpillar diharapkan mampu menekan tanggung. Saham Apple, Microsoft, Amazon dan Alphabet (induk cara Google) juga akan merilis kinerjanya.

Sebanyak 25% kongsi AS di indeks S& P 500 melaporkan kemampuan kuartal I-2021, dengan 84% di antaranya melaporkan kemampuan positif dengan 77% pada antaranya membukukan pendapatan pada atas estimasi pasar.

Angka 84% tersebut sejauh tersebut menjadi yang tertinggi semenjak tahun 2008, ketika FactSet pertama kali melakukan penghitungan kinerja keuangan emiten. Namun demikian, beberapa kalangan menilai bursa saham telah mengecap valuasi yang tinggi sejak awal tahun.

Rencana Biden menaikkan pajak penghasilan (Pph) atas capital gain menjelma 39, 6% masih membayangi pergerakan pasar saham pada Amerika Serikat (AS), termasuk juga pasar mata uang kripto. Kebijakan pajak itu bakal membuat beban bentuk pajak yang dinikmati seperlima investor individu terkaya AS terpangkas rata-rata hingga 20% lebih.

Biden akan mengumumkan detil rencana itu dalam rapat dengan Kongres pada Rabu. Rencana tersebut telah menekan bursa bagian AS dan mata kekayaan kripto pekan lalu. Lagu terutama terlihat di rekan mata uang digital, sesudah nilai pasarnya merosot US$ 200 miliar dalam seminggu atau setara dengan Rp 2. 900 triliun.

Perencana investasi Evercore ISI Dennis DeBusschere kepada CNBC International menyebutkan bahwa kekhawatiran sekitar prospek pertumbuhan ekonomi dan kabar buruk terkait Covid-19 dunia mengakhiri reli indeks S& P 500.

“Pasar tenaga kerja yang positif secara cepat, yang bakal terus berlangsung seiring dengan mulai normalnya ekonomi GANDAR, tidak sejalan dengan kekhawatiran seputar pertumbuhan ekonomi jadi gap keluaran ekonomi akan ditutup dengan cepat, dan menekan inflasi, imbal hasil ( yield ) obligasi dan kehormatan aset siklikal, ” tuturnya dalam laporan riset.

Petunjuk Departemen Perdagangan menyebutkan pesanan barang modal non-militer dalam luar pesawat menguat cuma 0, 9% bulan cerai-berai, atau di bawah estimasi Dow Jones yang memperhitungkan kenaikan 2, 2%.

TIM RISET CNBC NUSANTARA

[Gambas:Video CNBC]
(ags/ags)