Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah sudah membuat agenda peraturan pemerintah (RPP) yang menyusun soal pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau pengelola dana kekal pemerintah Joko Widodo  (Sovereign  Wealth Fund/SWF).

Dalam RPP yang dipublikasikan pada laman https://uu-ciptakerja.go.id disebutkan, Menteri Keuangan dan Menteri Institusi Usaha Milik Negara (BUMN) bersama-sama tiga orang dari unsur ahli akan menjadi Dewan Pengawas (Dewas)  LPI.

Masa jabatan dewan pengawas dari unsur ahli ditetapkan selama 5 tahun & bisa dipilih lagi periode berikutnya. Dalam RPP ini juga diatur secara rinci syarat dan jalan seleksi dewan pengawas LPI.


Selain itu, dalam RPP juga diatur soal dewan eksekutif yang menjadi manajemen LPI. Mutlak jumlah direktur LPI dalam RPP ini ditetapkan sebanyak lima karakter yang diangkat dan diberhentikan oleh Dewan Pengawas.

Masa jabatan dewan pengurus LPI ditetapkan selama 5  tarikh dan bisa diangkat kembali hanya untuk satu periode berikutnya. Namun untuk periode pertama, masa lembaga direktur LPI berbeda-berbeda:

  1. 2 (dua) anggota diangkat untuk masa jabatan 5 (lima) tahun yang satu di antaranya diangkat sebagai Ketua Dewan Direktur;
  2. 2 (dua) bagian diangkat untuk masa jabatan 4 (empat) tahun; dan
  3. 1 (satu) anggota diangkat buat masa jabatan 3 (tiga) tarikh.

Dalam RPP ini juga disebutkan secara rinci kriteria syarat yang bisa menjelma direktur LPI.

Selain itu, diatur juga tentang pemberhentian direksi dan pembentukan komite di manajemen LPI.

Di RPP ini juga ditetapkan LPI ditetapkan sebesar Rp 75 triliun. Rinciannya, penyetoran modal awal LPI berupa dana tunai paling sedikit sebesar Rp 15. 000. 000. 000. 000, 00 dan pelepasan modal LPI setelah penyetoran simpanan Rp 15 triliun dilakukan secara bertahap sampai dengan tahun 2021.

Di dalam aturan tersebut, disebutkan pembentukan LPI bertujuan meningkatkan dan mengoptimalkan poin Investasi yang dikelola secara jangka panjang dalam rangka mendukung pendirian secara berkelanjutan.

Nantinya LPI akan berfungsi mengelola investasi, di mana LPI bertugas merencanakan, menyelenggarakan, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi investasi.

[Gambas:Video CNBC]
(hps/tas)