Jakarta, CNBC Indonesia – Saat itu banyak fenomena restoran besar yang pegawainya berjualan di pinggir pekerjaan. Beberapa di antaranya adalah Pizza Hut dan Ta Wan. Sikap ini untuk tetap bertahan dalam tengah kebijakan PSBB yang melarang pembelian restoran secara dine in ataupun makan di tempat.

Bagaimana dengan restoran lainnya?

Apakah restoran raksasa Asal Amerika Serikat, McDonald’s bakal mengikuti langkah serupa?


“Nggak, nggak. Kita nggak ada jadwal, ” kata Director of Communications McDonald’s Indonesia Sutji Lantyka pada CNBC Indonesia, Rabu (23/9).

Ia menegaskan pihaknya tidak mempunyai arah atau tujuan untuk berniaga di pinggir jalan. Namun, Sutji tidak menyebutkan secara detil alasannya.

Dalam sisi lain, pendapatan dari operasional barangkali berkurang. Pasalnya, seluruh gerai di Jakarta belum bisa menyambut dine-in atau makan di tempat. Begitu pun daerah lain, semisal Bogor dan Depok yang dibatasi jam operasionalnya.

Ditanya mengenai alasannya karena kekhawatiran kepada higienitas, Sutji enggan berkomentar bertambah jauh.

“Saya nggak bicara untuk yang lain, ” sebutnya.

Dihubungi terbelah pengelola Pizza Hut, Direktur Sarimelati Kencana Joe Sasanto tidak merespon saat dihubungi  CNBC Indonesia menimpa alasan mengapa banyak pegawainya berjualan di pinggir jalan. Termasuk alternatif dalam strategi bisnis.

Sejak beberapa bulan lalu, pegawai Pizza Hut kerap dijumpai menjajakan produknya di pinggir jalan. Salah satu yang kerap ditemui adalah produk Rp. 100 ribu/4 box.

Wakil Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Nusantara (PHRI) bidang Restoran Emil Arifin menilai restoran kecil bahkan mematok besar sekalipun mau tidak sedia mengambil langkah berjualan di samping jalan tersebut. Proses jemput bola ke konsumen harus dilakukan pada tengah kondisi sulit.

“Mau nggak mau dia suka dapat BEP (break event point) saja. Kalau nggak dapat BEP kan rugi. Jadi dia jualan di pinggir jalan. Gitu seluruh sekarang buat dapat BEP. Jika nggak gimana dia bertahan, ” sebut Emil kepada CNBC Nusantara, Jumat (18/9).

[Gambas:Video CNBC]
(hoi/hoi)