Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Jakarta, CNBC Indonesia – Satuan Suruhan Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) memperbaharui ketentuan perjalanan menggunakan moda transportasi laut.

Ini tertuang di dalam Addendum Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 mengenai Peniadaan Mudik Hari Umum Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengoperasian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

Bagi masyarakat yang bakal menyebrang dengan kapal diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun periode maksimal 1 x 24 jam atau hasil negatif tes GeNose C19 dalam Pelabuhan sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.


Selain itu, untuk perjalanan laut juga tetap mengisi e-HAC Indonesia. Pengisian ini juga menjadi syarat perjalanan yang ditetapkan sebab Pemerintah.

Jikalau hasil tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 pelaku perjalanan negatif namun membuktikan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan kunjungan dan diwajibkan untuk melangsungkan tes diagnostik RT-PCR serta isolasi mandiri selama masa tunggu hasil pemeriksaan.

Kemudian, bagi asosiasi yang rutin melakukan penjelajahan dengan moda transportasi laut dan masih dalam satu wilayah seperti satu kecamatan/kabupaten atau provinsi tidak tetap menunjukkan surat hasil tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19.

Tetapi, ada saatnya akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Daerah.

Selanjutnya, untuk anak-anak pada bawah usia 5 tarikh tidak diwajibkan untuk mengabulkan tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.

[Gambas:Video CNBC]
(roy/roy)